Terus terang gue sekarang sedang belajar bagaimana mengendalikan pikiran. Suatu pembelajaran yang tidak mudah memang… ya iyalah bukunya aja belum selesai gue baca… One good thing about that book is, I feel not really alone facing the same problem in this world.. It’s just I’m not interested to make friends with other negative people… kecuali pacar gue sendiri.
Namun hal yang terjadi sesungguhnya hari ini adalah… bahwa (sekali lagi) sulit sekali belajar memejamkan mata, namun semakin dipikirkan , memang semakin seulit jadinya…
Ini merupakkan siklus yang berulang.. dan seolah menjadi kisah klasik dalam kehidupan gue selama 7 tahun ini.
Ingat, gue ga boleh menyalahkan siapa-siapa dan harus terus berfikir positif… itu dia… itulah yang terngiang-ngiang di telingaku akhir akhir ini, namun mungkinkah terapi ini dilaksanakan hanya dengan bantuan diri sendiri?? Apakah gue perlu melibatkan orang lain? Seorang psikolog misalnya… ? karena gue merasa kadarnya akhir-akhir ini semakin menurun, dengan bantuan air Oxy tentunya.
Namun factor pemicu itu memang selalu ada.. well, gue ga bisa terlalu berharap bahwa buku itu juga akan membebaskan gue 100%, terlalu premature menyimpulkan itu, namun gue gak akan berhenti berharap…
Pola hidup yang gue jalanin juga masih acak-acakan, masih banyak menyerah pada kondisi pisik.. see?? Negative… padahal mungkin kalo dipaksakan atau dijalani, tidak akan sesulit yang dibayangkan… factor factor pemicu lain adalah kondisi ekonomi dan kejadian-kejadian tidak terduga, belum papap yang banyak sekali mengeluarkan aura negative dari setiap tutur katanya.
Satu bahkan dua masalah sudah terselesaikan mungkin, yaitu Persahabatan gue dengan Aron yang gue optimis akan semakin harmonis. Dan (Bahkan) kelegowoan gue akan Steve.. terkadang masih setengah-setengah gue menerima. Gimana nggak?? Selama 7 tahun ini terpatri di otak gue kalau dia membuat hidup gue berantakan, padahal mungkin otak gue sendiri yang mengijinkan itu terjadi, yaitu menyalahkan dia.. padahal secara signifikan, dia tidak salah salah banget… dan gue memang agak lambat mempelajarinya mungkin.. padahal dalam waktu setahun mungkin bisa selesai,
Terus apa gue masih ingin menyalahkan kondisi masa lalu dimana waktu gue baru lulus kuliah itu?? Well, itu merupakan saat-saat neraka memang buat seorang yang masih labil jiwanya.. namun, toh sampai saat ini gue masih belum sefrustasi itu, belum mengakhiri hidup gue juga, gue masih melihat harapan, harapan, dan harapan, walaupun hidup ga berjalan semestinya yang gue inginkan.
well, mungkin ini jalan Allah yang diberikan ke gue.. agar gue perlu bener2 mengerti akan semua aspek yang ada di dunia ini. Allah masih berfihak pada gue.. Dia masih memberikan kesempatan gue mengenal banyak orang2 menarik lainnya di dunia ini. Beberapa impian juga masih sempat digapai. At least rumah yang nyaman ditinggali, dan semangat hidup papap dengan mengajar biolanya, ada sumbangsih gue di dalamnya.
Gue jadi teringat kata-kata Steve, bahwa Allah mencoba orang-orang yang “special” seperti halnya kita kalo pengen nyobain baju di Supermarket, kita Cuma milih-milih baju yang kita anggap “special” atau kita sukai. (Hmmh tapi apakah dia mengatakan hal yang serupa sama setiap brondong?? haha.. Negative!!!) dan tugas kita adalah bagaimana agar kita bisa dibeli secepatnya, jangan Cuma dicobain terus.. yaitu dengan membuat desain baju kita semenarik mungkin dan tetap terlihat bersih. (realitanya mungkin dengan selalu menambah wawasan, pengalaman, dan selalu berfikir positif barulah kita akan merasakan kebahagiaan yang paling dicari itu ) Alah kaya Mario Teguh aja gue.. hehe.. tapi.. Analogi yang masuk akal ternyata…
So, gue memang special. Gue ralat apa yang gue utarakan ama si Yuri Avdeev (Cowok Rusia yang pegombal ulung dulu itu.. )Yang ga special elu kali.. kalo gue.. nggak..!! (Ruben Onsu mode on… kuno banget yah gue? Ga pernah nonton TV sih sejak ada internet hehe) Kalau nggak, hidup gue gak akan pernah bisa seberwarna ini, walaupun dalam kesakitan dan kemandekan karir…
Satu lagi penghambat, gue pelupa dan ceroboh… buktinya barang-barang gue yang ilang akhir-akhir ini : HP, Jam tangan, dan Topi legendaris … and I need to figure out how to change this, change, change, change, change, change, change, change…….
Satu lagi, I have high sex drive.. sesuatu yang di adore Steve.. (Oh Gosch.. nama itu lagi..!!!) yupe.. it’s all over the place.. Hal ini sering sekali menjadi batu sandungan buat gue.. tapi bener2 paling susah buat gue untuk nge-resist…. Agama sekalipun sepertinya belum mempan.. I love sex so much…. And I wish I only can do that with the one I love.. Regularly!! So… I can see how to solve the problems actually…
Urgently:
- Find a partner near here
- Change your life pattern (its including exercise, and regular pracitices, be Wanda Sebastian on this .. )
- Think positive all the time.. if possible 1.000.000 times a day…
Maybe that’s all for now..
Will I do those?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar